Atasi ISC bermasalah RPM bisa tidak stabil

 Accent-er – ISC atau Idle Speed Control sering juga disebut Actuator, yaitu bagian pada mobil injeksi yang berfungsi untuk mengunci stabilisasi kecepatan putaran pada mesin (RPM). Tanpa ISC atau actuator mesin mobil anda akan mati seketika bila anda menyalakan AC. Berbeda dengan mesin karburator yang ISCnya terletak di distributor atau Delco, pada mobil-mobil bermesin injeksi ISC terletak di tabung manifold mesin injeksi.
Di dalam ISC atau actuator ini terdapat beberapa bagian yaitu :

  1. Dinamo atau motor berfungsi sebagai penggerak katup
  2. katup buka tutup ISC yang berfungsi menutup dan membuka udara yang masuk ke manifold,
  3. Bodi ISC yang mengatur arah udara masuk dan keluar.

Prinsip kerja dari ISC ini adalah bypass udara yang masuk, yang normalnya lewat intake manifold, dengan ISC udara juga bisa masuk lubang intake dan outake ISC, system kerjanya terdapat katup dengan ulir yang bisa berputar, kadang katup dalam kondisi menutup dan kadang membuka. Pada bodi ISC terdapat 2 lubang, lubang intake dan lubang outtake, pada saat mesin injeksi terlalu vacuum, bagian ISC akan membuka katup udara, sehingga udara dari luar masuk ke intake kemudian keluar melalui katup terbuka kea rah manifold, saat membuka dan menutup ini ISC mendapat perintah dari ECU, ketika kita menyalakan AC.

Itulah uraian singkat mengenai system kerja dari bagian mobil bernama ISC, kemudian bagaimana kalau mobil injeksi memiliki RPM yang tidak stabil, contohnya saat kita lepas pedal gas maka RPM tidak serta merta turun malah menanjak lalu turun lagi. Kondisi ini sangatlah berbahaya bagi mobil sedang di lokasi terjadinya kemacetan, salah-salah menabrak mobil lain didepannya.

Lalu apa masalahnya bila RPM ini tidak stabil, yang pertama kita check adalah :

  • Adakah kebocoran pada selang-selang yang menempel ke manifold, sebab vacuum (kehampaan udara) akan berkurang bila ada kebocoran udara masuk, maka ruang di manifold kaya akan udara sama halnya bila anda membuka katup intake manifold atau menginjak pedal gas
  • kemudian jika tidak ada kebocoran selanjutnya pengecheckan dilanjut pada bagian ISC,
    suspert pertama body dalam ISC kotor, untuk mengatasi yang satu ini anda cukup melepas ISC dari manifold kemudian bersihkan dengan carbon cleaner,
  • suspect pertama adalah katup tidak tertutup sempurna atau terbuka terlalu lebar, untuk mobil korea seperti Kia Visto atau Hyundai Atoz memiliki kelemahan pada motor penggerak katupnya, anda bisa mengakalinya dengan menutup lubang kearah manifold dengan memberi gasket yang sudah dimodif seperti ini

gasket yang bagus adalah yang tahan lama tapi tidak terlalu keras supaya mudah dibentuk dan dilubangi, anda bisa memanfaatkan kaleng bekas minuman ringan atau sejenisnya.

Setelah selesai pasang lagi ISC dengan gasket ke body manifold jangan lupa gunakan lem sealent sebelum dan sesudah gasket. Nyalakan mesin rasakan perbedaannya antara AC nyala dan AC tidak nyala. kalau ketika idle anda menyalakan AC mesin langsung mati, itu tandanya lubang yang diberikan terlalu kecil atau anda bisa mensetting lagi katup intake manifold agar udara lebih banyak lagi masuk ke manifold.

Mungkin itu ulasan singkat ISC bermasalah RPM bisa tidak stabil yang dapat di jadikan gambaran para pengemudi mobil korea seperti hyundai accent.

SUMBER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *